POLITEKNIK AKAMIGAS PALEMBANG KEMBALI HADIRKAN EXPERT DARI JOGMEC, MMR DAN KYUSHU UNIVERSITY JAPAN

Untuk yang kesekian kalinya, Program Studi Teknik Pertambangan Batubara Politeknik Akamigas Palembang kembali menghadirkan Japan Oil Gas and Metal National Corporation (JOGMEC), Mitshui Matshushima Resources (MMR) dan Akademisi dari Kyushu University Japan untuk memberikan pelatihan dengan tema “Diseminasi dan Pelatihan Teknologi Keselamatan Tambang Batubara Tambang Bawah Tanah” pada mahasiswa/i semester 3 Teknik Pertambangan Batubara Politeknik Akamigas Palembang. Ini merupakan bentuk komitmen dan upaya Politeknik Akamigas Palembang dalam rangka mempersiapkan tenaga ahli di bidang batubara dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

 

Pelatihan yang akan berlangsung selama 4 hari (8 – 11 Oktober 2018) dipimpin langsung oleh MMR Leader (Yoshihisa Shimoda) beserta 5 orang anggota tim serta seorang Professor dari Kyushu University Japan (Prof. Kikuo Matsui, Ph.D. – Professor of Mining System Engineering).  Kedatangan tim ini disambut oleh Direktur Politeknik Akamigas Palembang (Hj. Amiliza Miarti, S.T., M.Si.) berserta jajaran Wakil Direktur dan Ketua Program Studi. Turut hadir perwakilan dari Pusat Penelitian Sumber Daya Manusia Geologi Mineral dan Batubara (PPSDM-GMB) yang dipimpin oleh Darius Agung Prata, S.T., M.KKK.

Pada acara pembukaan, Darius Agung Prata menjelaskan bahwa ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara pemerintah Indonesia melalui Pusdiklat Minerba Kementerian ESDM dan pemerintah Jepang melalui JOGMEG dalam hal transfer teknologi tambang bawah tanah. MMR Leader, Yoshihisa Shimoda, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar materi yang disampaikan dapat terserap dengan baik dan bermanfaat bagi mahasiswa/i Politeknik Akamigas Palembang. “Di Jepang, penerapan teknologi keselamatan tambang batubara bawah tanah, dilakukan berdasarkan penyempurnaan dari pengalaman yang telah terjadi, termasuk adanya insiden kecelakaan tambang bawah tanah. Untuk itu, Kami ingin membagi pengalaman tersebut agar Indonesia juga dapat menerapkan sistem keselamatan yang sudah dilakukan di Jepang”ungkap Shimoda.

 

Direktur Politeknik Akamigas Palembang sangat mengapresiasi kedatangan tim ahli dari JOGMEC, MMR dan Kyushu University Japan untuk memberikan Pelatihan dan kuliah bagi Mahasiswa Politeknik Akamigas Palembang, khususnya mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan Batubara dan mengucapkan terima kasih kepada Pusat Penelitian Sumber Daya Manusia Geologi Mineral dan Batubara karena telah memberikan kesempatan ini . “Pelatihan ini merupakan sebuah kesempatan berharga yang harus benar-benar dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk dapat menyerap semua materi yang diberikan oleh pemateri yang merupakan tenaga expert bidang teknologi tambang batubara bawah tanah dari Jepang”. ujar Hj. Amiliza Miarti yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan ini. Pada kesempatan yang berbeda, Ketua Yayasan Karya Bangsa (Ir. H. Kgs. Abdul Rozak, M.Sc) sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan tambang bawah tanah yang dilaksanakan rutin setiap tahun ini “Ini adalah Komitmen Politeknik Akamigas Palembang untuk terus memberikan yang terbaik dalam rangka peningkatan mutu dan kompetensi lulusan Politeknik Akamigas Palembang” ungkapnya.

 

Politeknik Akamigas Palembang juga mengirimkan dosen-dosennya ke Jepang untuk mengikuti program training mengenai teknologi tambang batubara bawah tanah di Kushiro Coal Mine Japan. Ini merupakan bentuk realisasi kerjasama antara Pemerintah Indonesia melalui PPSDM-GMB dan Pemerintah Jepang melalui JOGMEG.