MoU POLITEKNIK AKAMIGAS PALEMBANG dengan BNP2TKI

Penantanganan Nota Kesepahaman

Komitmen Politeknik Akamigas Palembang untuk mempersiapkan tenaga ahli madya di bidang migas dan batubara yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia industri bukan hanya sekedar slogan belaka. Sebagai salah satu upaya untuk mengimplementasikan hal tersebut, Politeknik Akamigas Palembang menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Kunjungan BNP2TKI di Kampus Politeknik Akamigas Palembang yang dilaksanakan pada hari Kamis, 7  Agustus 2014, Deputi Kerjasama Luar Negeri dan Promosi BNP2TKI (Dr. Endang Sulistyaningsih, M. Sc) dan rombongan yang terdiri dari Direktur Pemetaan dan Harmonisasi Kualitas TKLN I BNP2TKI (Naekma, S.H., M.M), Kepala BP3TKI Kota Palembang (Sri Haryanti, S.E., M.M) dan Direktur Utama PT. Binamandiri Muliarahadja (Karnaka, S.T.).  Kedatangan rombongan ini disambut  oleh Direktur Politeknik Akamigas Palembang, H. Muchtar Luthfie, S.H., M.M  dan jajaran wakil direktur serta pimpinan Politeknik Akamigas Palembang. Acara yang dilangsungkan di Gedung Patra Ogan, Komperta Plaju ini berjalan dengan baik dan lancar.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Yayasan Karya Bangsa, Ir. H. Abdul Rozak, M.Sc. dan Plt Kepala Dinas Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatra Selatan, Hj. Dewi Indriati, S.H., M.Hum. Dalam sambutannya , Direktur Politeknik Akamigas Palembang sangat mengapresiasi kunjungan dari BNP2TKI dan mengharapkan kiranya kerja sama yang akan dibangun dapat menjadi sebuah awal yang akan membuka kesempatan bagi alumni Politeknik Akamigas Palembang untuk dapat bekerja di luar negeri sebagai tenaga ahli di bidang migas dan batubara. Hal senada juga disampaikan oleh Plt. Kepala Disnakertrans Pemprov Sumatra Selatan, Hj. Dewi Indriati, S.H., M.Hum., yang menyambut gembira adanya MoU antara BNP2TKI dan Politeknik Akamigas Palembang sehingga dapat memotivasi mahasiswa / alumni dalam rangka penyiapan Calon Tenaga Kerja Indonesia yang akan memasuki pasar kerja di dalam maupun luar negeri.

DR. Endang Sulistyaningsih menyampaikan kuliah umum dengan tema “Tantangan dan Peluang Penempatan TKI Skill di Luar Negeri – Menghadapi  Asean Economic  Community – AEC 2015. “Apapun jenis keterampilan (skill) Anda dapat dipromosikan dan diupayakan untuk penempatan ke luar negeri, namun perlu diketahui juga bahwa bekerja ke luar negeri bukan merupakan paksaan tetapi suatu pilihan,” ujarnya dihadapan sekitar 500 peserta kuliah umum yang terdiri dari lulusan baru, mahasiswa dan dosen. Beliau menyarankan agar dapat membuat Economic Need Test (perencanaan tenaga kerja jangka 5 – 10 tahun ke depan). Hal itu dilakukan untuk mencegah brain drain (kekosongan tenaga kerja yang dibutuhkan) karena semua bekerja di luar negeri. Idealnya yang ditempatkan bekerja di luar negeri adalah sisa (surplus) tenaga kerja yang terserap di dalam negeri. Selain itu database lulusan (tracer study) agar dapat dikelola sesuai kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

BNP2TKI mempunyai sistem informasi pencari kerja luar negeri (SIPKLN) yang dapat diakses di http://jobsinfo.bnp2tki.go.id. Politeknik Akamigas Palembang akan diberikan username dan password untuk mengupload data Calon Tenaga Kerja Luar Negeri potensial yang berminat bekerja ke luar negeri. Data supply tersebut dapat diakses oleh BNP2TKI guna dipadupadankan dengan lowongan kerja luar negeri yang tersedia. Selanjutnya jika terjadi penempatan akan diproses melalui Disnakertrans Provinsi Sumatera Selatan dan BP3TKI Palembang.

Acara ini ditutup dengan kuliah umum dari Direktur PT. Binamandiri Muliarahadja, Karnaka. S.T. “Mahasiswa harus membuka wawasan dan pola pikir bahwa bekerja di luar negeri akan memberikan lebih banyak peluang baik dari segi financial maupun pengalaman beradapatsi dengan beragam budaya dan bahasa. Selain itu, bekal yang harus dimiliki oleh calon tenaga kerja luar negeri ialah kemampuan berbahasa asing serta sertifikasi kompetensi” ujarnya.