PELATIHAN TEKNOLOGI TAMBANG BAWAH TANAH : HADIRKAN EXPERT DARI JOGMEC, JCOAL, MMR DAN KYUSHU UNIVERSITY JAPAN

Foto Bersama

Untuk yang kesekian kalinya, Program Studi Teknik Pertambangan Batubara Politeknik Akamigas Palembang menghadirkan Japan Oil Gas and Metal National Corporation (JOGMEC), Japan Coal (JCOAL), Mitshui Matshushima Resources (MMR) dan Akademisi dari Kyushu University Japan untuk memberikan “Pelatihan Teknologi Tambang Bawah Tanah dan Software Kazemaru” pada mahasiswa/i semester 3 dan 5 Teknik Pertambangan Batubara Politeknik Akamigas Palembang. Ini merupakan bentuk komitmen dan upaya Politeknik Akamigas Palembang dalam rangka mempersiapkan tenaga ahli di bidang batubara dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Pelatihan yang akan berlangsung selama 5 hari (24-28 November 2014) dipimpin langsung oleh MMR Leader (Yoshihisa Shimoda) beserta 7 orang anggota tim, serta seorang Professor dari Kyushu University Japan (Prof. Kikuo Matsui, Ph.D.). Kedatangan tim ini disambut oleh Direktur Politeknik Akamigas Palembang (H. Muchtar Luthfie, S.H., M.M.) berserta jajaran Wakil Direktur dan Ketua Program Studi. Turut hadir Ketua Yayasan Karya Bangsa (Ir. H. Abdul Rozak, M.Sc).

 MMR Leader, Yoshihida Shimoda, dalam sambutannya pada acara pembukaan menyampaikan harapannya agar materi yang disampaikan dapat terserap dengan baik dan bermanfaat bagi mahasiswa/i Politeknik Akamigas Palembang. “Di Jepang, penerapan teknologi keselamatan tambang batubara bawah tanah, dilakukan berdasarkan penyempurnaan dari pengalaman yang telah terjadi, termasuk adanya insiden kecelakaan tambang bawah tanah. Untuk itu, Kami ingin membagi pengalaman tersebut agar Indonesia juga dapat menerapkan sistem keselamatan yang sudah dilakukan di Jepang”ungkap Shimoda.

Antusiasme Mahasiswa

 Direktur Politeknik Akamigas Palembang sangat mengapresiasi kedatangan tim ahli dari JOGMEC, JCOAL, MMR dan Kyushu University Japan untuk memberikan Pelatihan dan kuliah bagi Mahasiswa Politeknik Akamigas Palembang, khususnya mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan Batubara. “Pelatihan ini merupakan sebuah opportunity berharga yang harus benar-benar dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk dapat menyerap semua materi yang diberikan oleh pemateri yang merupakan tenaga expert bidang teknologi tambang batubara bawah tanah dari Jepang” ujar Muchtar Luthfie yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan ini.